Rabu, 11 Desember 2013
Mercusuar
12 Desember 2013
Pagi ketika bangun dan mau berdoa pagi, di pikiran penuh dengan kata2 "mercusuar"
Sampai saya berdoa dalam Roh, kata2 itu tidak mau pergi.
Saat saya tanya sama Tuhan, apa maksud dari kata "mercusuar" itu?
Tuhan jawab :
"AKU akan menjadikanmu seperti mercusuar. Mercusuar itu cahaya yang memberi arah dan harapan untuk para pelaut di tengah2 laut. Saat berlayar ditengah malam, gelap pekat, ombak yang besar, seorang pelaut membutuhkan arahan, ketika ia melihat cahaya dari mercusuar itu, akan timbul harapan buatnya untuk terus berlayar dan dia melihat arah mana dia harus melaju.
Seperti itu juga kamu, bahwa cahaya dalam hidupmu akan memberi harapan bagi banyak orang yang sedang terombang ambing di tengah badai, yang ketakutan, kehilangan harapan, putus asa, mereka yang ada dalam kegelapan. Ketika mereka melihat hidupmu, akan timbul harapan dalam hati mereka, dan kekuatan untuk bertahan dalam badai.
Ada 3 hal mengenai Mercusuar :
1. Cahaya yang memberi arahan sekaligus harapan bagi pelaut. Ketika pelaut melihat cahaya itu timbul pengharapan dalam hatinya, bahwa harapan itu akan selalu ada dan tidak akan pernah hilang.
2. Sebelum mercusuar memberi cahaya bagi mereka, ia harus dibangun yang tinggi, Tuhan mau angkat saya tinggi untuk menunjang keinginan Tuhan bahwa saya akan memberi cahaya harapan. Dan ketika dibangun tinggi itu prosesnya tidak enak, ada hal2 yang menyakitkan dalam hidup saya dimana saat itu saya sedang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi mercusuarNYA
3. Mercusuar di bangun diatas batu karang yang teguh dan kokoh agar ia tetap tegak meskipun badai gelombang menghantamnya. Dan Tuhan berkata "AKU lah yang akan menjadi dasar hidupmu, AKU lah yang akan menopang hidupmu, dan AKU sendiri yang akan menjadi kekuatan agar mercusuar itu tetap tegak berdiri dan memberikan cahaya harapan bagi mereka yang terombang ambing". Dalam arti Tuhan sendiri yang hidup dan bergerak dalam semua hal yang terjadi dalam hidup saya.
Kamis, 28 November 2013
My Passion
dear God...
aku hari ini diingatkan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar yang Engkau lakukan.
seperempat abad hidupku, ak belum melakukan penuh pekerjaan2 besar tersebut.
tp, td pagi ketika aku saat teduh ak menemukan : "hati yang tertindas"
God, ini passionku dan panggilanku. dan aku berdoa bawa aku kesana.
God, ijinkan aku untuk melakukan pekerjaan2 besar di area ini.
Bawa aku untuk bertemu dengan mereka yang tertindas.
Aku mau melakukan pekerjaan2 besar tersebut.
bukankah Engkau berjanji aku akan melakukan pekerjaan besar bahkan lebih besar dr yg Engkau kerjakan di dunia ini ketika Engkau ada disini.
Karena ini ladangku ak berdoa supaya aku dapat melakukan pekerjaan2 besar untuk mereka yang tertindas.
aminnnnn....
aku hari ini diingatkan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar yang Engkau lakukan.
seperempat abad hidupku, ak belum melakukan penuh pekerjaan2 besar tersebut.
tp, td pagi ketika aku saat teduh ak menemukan : "hati yang tertindas"
God, ini passionku dan panggilanku. dan aku berdoa bawa aku kesana.
God, ijinkan aku untuk melakukan pekerjaan2 besar di area ini.
Bawa aku untuk bertemu dengan mereka yang tertindas.
Aku mau melakukan pekerjaan2 besar tersebut.
bukankah Engkau berjanji aku akan melakukan pekerjaan besar bahkan lebih besar dr yg Engkau kerjakan di dunia ini ketika Engkau ada disini.
Karena ini ladangku ak berdoa supaya aku dapat melakukan pekerjaan2 besar untuk mereka yang tertindas.
aminnnnn....
Kamis, 31 Oktober 2013
Diatas Bukit Pengorbanan
Well, akhirnya back to write my story again.
he..he..he..
Hari ini mau share apa yg dialami selama berbulan-bulan tidak menyentuh blog ini.
Beberapa bulan ini sedang bergumul dalam doa dan permohonan mengenai pasangan.
Jadi, I sedang berdoa dan mendapatkan seseorang bahwa "dia orangnya"
antara percaya tidak percaya. I tetap doakan dia dan banyak hal yg merasa bahwa Tuhan bukakan banyak hal kalau memang dia orangnya.
Antara senang dan ketakutan, dalam doa, berdoa tp takut kalau ini semua hanya pikiran dan perasaan saya sendiri bagaimana Tuhan? Kalau saya alami patah hati dan ternyata bukan dia, dan dia tidak mendapatkan kalau saya pasangannya, dan dia memilih wanita lain bagaimana? Bulan-bulan saya bergumul mengenai hal ini. Tp, entah kenapa saya mendapat iman dan dorongan untuk terus berdoa untuknya. Saat berdoa logika saya berbicara saya tidak dekat dengannya, apa mungkin?
Bahkan ketika saya dekat dengan seorang pria dikantor dan berdoa buat dia juga, tetap dia yg muncul di hati saya. Akhirnya saya memutuskan untuk berdoa buat dia. Sampai akhirnya saya jatuh dalam dosa imajinasi saya yg membuat saya tertuduh. Dan disaat itu pula ada suara2 lain yg meruntuhkan iman saya.
Sampai minggu ini saya ambil puasa untuk pasangan dan perasaan saya kedia, saya berpuasa selama 3 hari. Dan suatu malam Tuhan berbicara kalau saya harus menyerahkan semua keinginan saya. Tuhan bukakan bahwa saya hanya memakai pemikiran saya sendiri, dan malam itu Tuhan berbicara, kalau bukan dia dan Tuhan ternyata membawa seorang pria yg gendut gemana? (saya tidak suka pria gendut)
Sejak saat itu saya merasa ngeh kalau selama ini saya berdoa hanya berdasarkan keinginan saya sendiri, saya berdoa supaya Tuhan memilihkan pasangan untuk saya, bukan saya yg memilih dan ternyata didalam hati saya Tuhan membukakan kalau Tuhan bawa pria yg tidak sesuai dengan kriteria saya apakah saya siap dan mau menerima pria itu?
Hari itu saya diingatkan untuk tidak memikirkan bentuk fisik dan sebagainya tp berdoa untuk memiliki hati yg siap siapapun yg Tuhan bawa untuk saya. Yang pasti pria itu yg akan menjadi imam dan saya akan melakukan pekerjaan2 besar yg akan Tuhan percayakan untuk kami berdua.
Saya meletakkan sesuatu yg berharga dalam hidup saya diatas bukit pengorbanan saya dan saya rasa itu adalah persembahan yg terbaik bagiNYA. Saya masih berdoa untuk hati saya mengenai pria itu dan saya berdoa supaya Tuhan memurnikan hati saya. Kalau emang pria itu adalah pilihan Tuhan, Tuhan yg akan bertindak, dan jika bukan, Tuhan siapkan yg terbaik untuk saya. Saya menyerahkan keinginan saya akan pria itu diatas mezbah Tuhan, dengan iman Tuhan tau yg terbaik untuk saya, sekalipun saya tidak mendapatkan kembali Ishak saya, itu yg terbaik, DIA yg memiliki saya dan DIA yg berhak atas seluruh kehidupan saya.
Kamis, 15 Agustus 2013
1 Corinthians 13 KASIH
IF I speak in the tongues of men and of angels, but have
not love, I am only a noisy gong or a
clanging cymbal.
And if I have prophetic powers, and understand all the secret truths and mysteries and possess all knowledge, and if I have faith so that I can remove mountains, but have not love (God's love in me) I am nothing.
Even if I dole out all that I have food, and if I surrender my body to be burned or in order that I may glory, but have not love (God's love in me), I gain nothing.
Love endures long and is patient and kind; love never is envious nor boils over with jealousy, is not boastful or vainglorious, does not display itself haughtily.
It is not conceited (arrogant and inflated with pride); it is not rude (unmannerly) and does not act unbecomingly. Love (God's love in us) does not insist on its own rights or its own way, for it is not self-seeking; it is not touchy or fretful or resentful; it takes no account of the evil done to it [it pays no attention to a suffered wrong].
It does not rejoice at injustice and unrighteousness, but rejoices when right and truth prevail.
Love bears up under anything and everything that comes, is ever ready to believe the best of every person, its hopes are fadeless under all circumstances, and it endures everything [without weakening].
Love never fails [never fades out or becomes obsolete or comes to an end]. As for prophecy ( the gift of interpreting the divine will and purpose), it will be fulfilled and pass away; as for tongues, they will be destroyed and cease; as for knowledge, it will pass away [it will lose its value and be superseded by truth].
For our knowledge is fragmentary (incomplete and imperfect), and our prophecy (our teaching) is fragmentary (incomplete and imperfect).
But when the complete and perfect (total) comes, the incomplete and imperfect will vanish away (become antiquated, void, and superseded).
When I was a child, I talked like a child, I thought like a child, I reasoned like a child; now that I have become a man, I am done with childish ways and have put them aside.
For now we are looking in a mirror that gives only a dim (blurred) reflection [of reality as in a riddle or enigma], but then [when perfection comes] we shall see in reality and face to face! Now I know in part (imperfectly), but then I shall know and understand fully and clearly, even in the same manner as I have been fully and clearly known and understood [ by God].
And so faith, hope, love abide [faith--conviction and belief respecting man's relation to God and divine things; hope--joyful and confident expectation of eternal salvation; love--true affection for God and man, growing out of God's love for and in us], these three; but the greatest of these is love.
Saat merenungkan perikop ini dalam sebulan ini, entah kenapa ada banyak hal yg Tuhan bukakan.
Dan Tuhan sedangkan mengajarkan arti kasih yang sebenarnya..
Bukan dari penampilan, bukan dari apa yang aku punya, bukan serohani saya, tapi semua itu keluar dari hati, respon hati dan buah2 yg keluar karena KASIH itu..
Iman dan pengharapan memang penting, tp yang terbesar dan paling penting adalah KASIH
And if I have prophetic powers, and understand all the secret truths and mysteries and possess all knowledge, and if I have faith so that I can remove mountains, but have not love (God's love in me) I am nothing.
Even if I dole out all that I have food, and if I surrender my body to be burned or in order that I may glory, but have not love (God's love in me), I gain nothing.
Love endures long and is patient and kind; love never is envious nor boils over with jealousy, is not boastful or vainglorious, does not display itself haughtily.
It is not conceited (arrogant and inflated with pride); it is not rude (unmannerly) and does not act unbecomingly. Love (God's love in us) does not insist on its own rights or its own way, for it is not self-seeking; it is not touchy or fretful or resentful; it takes no account of the evil done to it [it pays no attention to a suffered wrong].
It does not rejoice at injustice and unrighteousness, but rejoices when right and truth prevail.
Love bears up under anything and everything that comes, is ever ready to believe the best of every person, its hopes are fadeless under all circumstances, and it endures everything [without weakening].
Love never fails [never fades out or becomes obsolete or comes to an end]. As for prophecy ( the gift of interpreting the divine will and purpose), it will be fulfilled and pass away; as for tongues, they will be destroyed and cease; as for knowledge, it will pass away [it will lose its value and be superseded by truth].
For our knowledge is fragmentary (incomplete and imperfect), and our prophecy (our teaching) is fragmentary (incomplete and imperfect).
But when the complete and perfect (total) comes, the incomplete and imperfect will vanish away (become antiquated, void, and superseded).
When I was a child, I talked like a child, I thought like a child, I reasoned like a child; now that I have become a man, I am done with childish ways and have put them aside.
For now we are looking in a mirror that gives only a dim (blurred) reflection [of reality as in a riddle or enigma], but then [when perfection comes] we shall see in reality and face to face! Now I know in part (imperfectly), but then I shall know and understand fully and clearly, even in the same manner as I have been fully and clearly known and understood [ by God].
And so faith, hope, love abide [faith--conviction and belief respecting man's relation to God and divine things; hope--joyful and confident expectation of eternal salvation; love--true affection for God and man, growing out of God's love for and in us], these three; but the greatest of these is love.
Saat merenungkan perikop ini dalam sebulan ini, entah kenapa ada banyak hal yg Tuhan bukakan.
Dan Tuhan sedangkan mengajarkan arti kasih yang sebenarnya..
Bukan dari penampilan, bukan dari apa yang aku punya, bukan serohani saya, tapi semua itu keluar dari hati, respon hati dan buah2 yg keluar karena KASIH itu..
Iman dan pengharapan memang penting, tp yang terbesar dan paling penting adalah KASIH
Kamis, 01 Agustus 2013
God's Will
ketika saya berdoa untuk kehendak Tuhan mengenai masa depan saya dan doa2 saya untuk pasangan, saya berdoa supaya Tuhan beri saya firman peremaan mengenai ini. Dan ketika membuka alkitab tuhan beri saya ayat di 1 Tesalonika 5 : 16 - 18
"Bersukacitalah senantiasa, tetaplah berdoa dan mengucap syukurlah dalam segala hal, karena itulah yang dikehendaki Allah dalam Kristus Yesus bagi kamu"
Ada 3 hal yang Tuhan ingatkan saya, untuk saya lakukan :
1. Bersukacitalah Senantiasa
Masa single adalah masa penantian, masa harap2 cemas, masa penuh kegalauan. masa dimana memikirkan siapa ya yg jadi pasangan saya? pria mana ya yang mau menikahi saya? tampangnya? modelnya? pekerjaan? keluarga? Belum lagi ketika berdoa buat seseorang, kita galao, apakah pria itu berdoa juga buat saya, apa dia suka saya juga? apa dia menginginkan saya sama seperti saya menginginkan dia? apa dia yang Tuhan mau? semua itu tidak dapat saya bayangkan. dan semua kegalauan inilah yang akhirnya merebut sukacita yang Allah kehendaki di masa single. Tuhan menginginkan sukacita saya penuh ketika saya single. Dia menginginkan saya untuk tetap bersukacita, tidak galao, tidak khawatir, tetapi menanti dengan penuh sukacita. Dan Bersukacitalah karena Tuhan.
2. Tetap Berdoa
Tuhan mau untuk saya setia berdoa. Berdoa untuk calon pasangan saya, berdoa untuk keluarga saya, berdoa untuk teman2 saya dan berdoa untuk panggilan Tuhan. Dan Tuhan jg menginginkan saya untuk saya setia menabur dalam doa untuk pernikahan saya kelak. Saya mendapatkan satu statement, semakin banyak list doa saya, maka semakin banyak jg saya akan melihat mukjizat Tuhan dalam hidup saya...
3. Mengucap Syukur Dalam Segala Hal
Yups, mengucap syukur atas apa yang saya miliki, mengucap syukur atas masa-masa single saya, dan terutama Tuhan menginginkan saya untuk mengucap syukur atas kondisi keluarga saya.Saya sering merasa cemas akan pernikahan saya, mungkin ada pria yang mau menerima saya, tp menerima keluarga saya??
kecemasan itu selalu menghantui saya. Tp, Tuhan mengingatkan untuk saya selalu bersyukur dengan keluarga saya, kondisi keluarga saya, karena dalam kondisi keluarga saat inilah Tuhan mendewasakan saya, menjadikan saya pribadi yg gak manja, cengeng, dan lemah. Bersyukur dengan kondisi keluarga saya, justru karena kondisi keluarga yang seperti inilah saya mengenal Tuhan lebih dalam lagi, dan saya mengalami begitu banyak mukjizat dalam hidup saya..
Thanks for The LORD JESUS CHRIST atas semua hal yang saya terima ini.
ini memang 3 hal yang basic banget. Sangat mendasar. Tp, Tuhan mau saya pegang 3 hal ini...
Kamis, 25 Juli 2013
My Darkest Moment
entah apa yang aku alami hari-hari ini..
aku tidak mengerti dengan kondisiku..
ada saat dimana aku merasa kuat, dan bertahan dalam pengharapanku.
namun, saat ini aku benar2 terjatuh, terhempas..
aku tidak merasakan adanya Roh yg takut akan Tuhan.
dimana Roh Kudus itu ada ketika aku mengalami hal ini?
aku benar2 jijik dengan diriku sendiri.
ibaratnya, aku sudah menodai ranjang pengantinku dengan Tuhan.
aku sudah menaruh noda yg tidak bisa hilang dari dalam diriku
diatas ranjang kekudusanNYA..
Aku tau, waktu IA berkata : AKU mengampuni dan melupakan dosamu..
tp aku tidak dapat melupakan apa yg aku lakukan.
aku merasa kotor, jijik, dan tidak layak. bahkan aku sudah menghancurkan mimpi
yg sudah kubangun bertahun2.
untuk kedua kalinya dalam bulan ini aku jatuh
aku tidak memahami arti dari kejatuhanku..
rasanya dengan datang minta ampun kurang cukup..
padahal IA tadi pagi berkata : kamu jg harus mengampuni dirimu sendiri
dan melupakan kesalahanmu, terima dirimu apa adanya..
seprtinya aku masih malu dihadapanNYA.
kalu datang ke DIA, ada perasaan maluuuu bangett
tapi, aku harus datang untuk bangkit.
aku merasa tidak layak, tapi aku harus berjuang untuk menang
aku merasa takut DIA tidak menerimaku lagi, tapi tanpa DIA aku tak dapat hidup..
satu yang kutakutkan, kalu pria yg sedang ku doakan saat ini tahu,
apa ia mau menerimaku?
apa ia mau dengan wanita yg jatuh seperti aku?
aku merasa tidak layak, tidak sanggup
aku merasa sudh menghancurkan mimpiku..
apa dia mau menerimaku apa adanya?
Tuhan, pengharapanku hanya padaMU...
Aku berserah dengan seluruh kondisiku ini....
aku tidak mengerti dengan kondisiku..
ada saat dimana aku merasa kuat, dan bertahan dalam pengharapanku.
namun, saat ini aku benar2 terjatuh, terhempas..
aku tidak merasakan adanya Roh yg takut akan Tuhan.
dimana Roh Kudus itu ada ketika aku mengalami hal ini?
aku benar2 jijik dengan diriku sendiri.
ibaratnya, aku sudah menodai ranjang pengantinku dengan Tuhan.
aku sudah menaruh noda yg tidak bisa hilang dari dalam diriku
diatas ranjang kekudusanNYA..
Aku tau, waktu IA berkata : AKU mengampuni dan melupakan dosamu..
tp aku tidak dapat melupakan apa yg aku lakukan.
aku merasa kotor, jijik, dan tidak layak. bahkan aku sudah menghancurkan mimpi
yg sudah kubangun bertahun2.
untuk kedua kalinya dalam bulan ini aku jatuh
aku tidak memahami arti dari kejatuhanku..
rasanya dengan datang minta ampun kurang cukup..
padahal IA tadi pagi berkata : kamu jg harus mengampuni dirimu sendiri
dan melupakan kesalahanmu, terima dirimu apa adanya..
seprtinya aku masih malu dihadapanNYA.
kalu datang ke DIA, ada perasaan maluuuu bangett
tapi, aku harus datang untuk bangkit.
aku merasa tidak layak, tapi aku harus berjuang untuk menang
aku merasa takut DIA tidak menerimaku lagi, tapi tanpa DIA aku tak dapat hidup..
satu yang kutakutkan, kalu pria yg sedang ku doakan saat ini tahu,
apa ia mau menerimaku?
apa ia mau dengan wanita yg jatuh seperti aku?
aku merasa tidak layak, tidak sanggup
aku merasa sudh menghancurkan mimpiku..
apa dia mau menerimaku apa adanya?
Tuhan, pengharapanku hanya padaMU...
Aku berserah dengan seluruh kondisiku ini....
Senin, 17 Juni 2013
My Journey with JC
Awal tahun ini aku mendapat satu gambaran dalam hidupku, bagaimana aku sedang berada dalam mobil melewati perjalanan hidupku, dan Tuhan yang memegang kemudi..
aku merasakan banyak hal yg aku lalui dengan hal2 luar biasa.
But, sometimes Tuhan mengijinkan aku untuk memegang kemudi dan mengendalikan hidup aku sendiri. Aku mendapat gambaran, bagaimana aku menyetir, namun tidak sendirian. DIA disampingku dan membiarkan aku memegang kendali hidupku kearah mana yang aku mau.
terkadang aku merasa DIA tertidur dan membiarkan aku berjalan sendiri, namun aku yakin, DIA tau ketika aku salah arah, ketika aku tidak tahu arah tujuanku, tapi DIA diam dan tetap membiarkanku berjalan sesuai arah hidupku menurut tuntunan hati nurani.
sometimes juga bertanya aku harus kemana? DIA diam saja, dan aku tetap berjalan sesuai arahan hatiku... Tp aku yakin DIA tidak sepenuhnya membiarkanku sendiri, ada waktunya DIA akan kembali memegang kendali hidupku. DIA membiarkanku dan mengajarkanku bagaimana aku harus bisa mengendalikan hidupku, mengendalikan emosiku, membuat pilihan2 bijaksana, IA sudah memberi clue jalan2 mana yg harus aku ambil, tp kini DIA membiarkan aku untuk aku belajar berjalan tanpa DIA, tp supaya aku kuat dan mandiri dan bisa menghandle kendali hidupku..
DIA tidak pernah membuatku sendiri, one day ketika aku lelah, DIA akan kembali memegang kemudi atas hidupku...
Apapun yg kualami saat ini, aku yakin DIA disisiku dan tidak membuatku sendiri..
aku merasakan banyak hal yg aku lalui dengan hal2 luar biasa.
But, sometimes Tuhan mengijinkan aku untuk memegang kemudi dan mengendalikan hidup aku sendiri. Aku mendapat gambaran, bagaimana aku menyetir, namun tidak sendirian. DIA disampingku dan membiarkan aku memegang kendali hidupku kearah mana yang aku mau.
terkadang aku merasa DIA tertidur dan membiarkan aku berjalan sendiri, namun aku yakin, DIA tau ketika aku salah arah, ketika aku tidak tahu arah tujuanku, tapi DIA diam dan tetap membiarkanku berjalan sesuai arah hidupku menurut tuntunan hati nurani.
sometimes juga bertanya aku harus kemana? DIA diam saja, dan aku tetap berjalan sesuai arahan hatiku... Tp aku yakin DIA tidak sepenuhnya membiarkanku sendiri, ada waktunya DIA akan kembali memegang kendali hidupku. DIA membiarkanku dan mengajarkanku bagaimana aku harus bisa mengendalikan hidupku, mengendalikan emosiku, membuat pilihan2 bijaksana, IA sudah memberi clue jalan2 mana yg harus aku ambil, tp kini DIA membiarkan aku untuk aku belajar berjalan tanpa DIA, tp supaya aku kuat dan mandiri dan bisa menghandle kendali hidupku..
DIA tidak pernah membuatku sendiri, one day ketika aku lelah, DIA akan kembali memegang kemudi atas hidupku...
Apapun yg kualami saat ini, aku yakin DIA disisiku dan tidak membuatku sendiri..
Minggu, 03 Februari 2013
New Heart
Di Altarmu, ku bawa hidupku, kubawa rinduku
korban yg terbaik...
dialtarMU
ketika pagi ini g diingatkan ttg lagu ini dan menynyikannya, g merasakan ada sesuatu yg mau Tuhan sampaikan.
Dan g merasa hari2 ne Tuhan sedang bawa g untuk alami DIA elbih lagi. ada pengurapan yg baru yg g rasakan mengalir.
dari awal tahun ini, g diingatkan untuk jaga hati g. jaga motivasi pelayanan g. g merasa hari2 terakhir ini g banyak mengandalkan manusia, untuk dlihat manusia, motivasi g salah.
dan di awal tahun, Tuhan minta g berdiam diri, tidak terlalu banyak berkoar di forum. g tetap melayani tp dgn sikap hati yg diam..
kemarin saat teduh mengeneai hati pun dibukaakan kembali. apa yang ada dalam hati terpancar dari apa yg g ucapkan. dna kembali Tuhan berbicara ketika g doa pagi bersama tim. DIA bilang mau obrak abrik hati g.
dan g akan dengan rela membiarkan DIA bekerja.
dan g pun merasa tahun ini Tuhan akan beri g tanggung jawab lebih d pelayanan. Semalem saat mau tidur, berdoa, biar Tuhan beri satu anak mentor, Tuhan bawa untuk dekat dengan jiwa2 yg mau g mentor. gak lama anak binaan waktu di Youth minta one on one.. Dan sepertinya Tahun ini adalah tahun g full of ministries, full touching ke jiwa2.
dan ini lah hati yg baru itu, ketika g taat dan bersedia, mka DIA gak hanya beri hati yg baru, tp jg pengurapan yg baru...
Thanx GOD. pake aku lebih lagi...
korban yg terbaik...
dialtarMU
ketika pagi ini g diingatkan ttg lagu ini dan menynyikannya, g merasakan ada sesuatu yg mau Tuhan sampaikan.
Dan g merasa hari2 ne Tuhan sedang bawa g untuk alami DIA elbih lagi. ada pengurapan yg baru yg g rasakan mengalir.
dari awal tahun ini, g diingatkan untuk jaga hati g. jaga motivasi pelayanan g. g merasa hari2 terakhir ini g banyak mengandalkan manusia, untuk dlihat manusia, motivasi g salah.
dan di awal tahun, Tuhan minta g berdiam diri, tidak terlalu banyak berkoar di forum. g tetap melayani tp dgn sikap hati yg diam..
kemarin saat teduh mengeneai hati pun dibukaakan kembali. apa yang ada dalam hati terpancar dari apa yg g ucapkan. dna kembali Tuhan berbicara ketika g doa pagi bersama tim. DIA bilang mau obrak abrik hati g.
dan g akan dengan rela membiarkan DIA bekerja.
dan g pun merasa tahun ini Tuhan akan beri g tanggung jawab lebih d pelayanan. Semalem saat mau tidur, berdoa, biar Tuhan beri satu anak mentor, Tuhan bawa untuk dekat dengan jiwa2 yg mau g mentor. gak lama anak binaan waktu di Youth minta one on one.. Dan sepertinya Tahun ini adalah tahun g full of ministries, full touching ke jiwa2.
dan ini lah hati yg baru itu, ketika g taat dan bersedia, mka DIA gak hanya beri hati yg baru, tp jg pengurapan yg baru...
Thanx GOD. pake aku lebih lagi...
Rabu, 09 Januari 2013
When I'm Weak
saat mengalami masa-masa sulit, yang aku lakukan hanyalah berdoa...
membawa setiap kegalauan dan kegundahanku pada DIA yg selalu setia mendengar curahan hatiku...
dan aku bersyukur memiliki dan dimiliki olehNYA....
dan oleh karena DIA aku beroleh hidup yang kekal...
ketika semalam aku melalui kegalauan dalam doa-doaku, ada statement yg cukup menguatkanku :
Tidak ada kesembuhan, kalau kita tidak mengalami sakit
Tidak ada kekayaan, kalau kita tidak mengalami kemiskinan
Tidak ada kekuatan, kalau kita tidak mengalami kelemahan
Tidak ada kebangkitan, kalau kita tidak mengalami kejatuhan
Bersyukurlah dalam setiap keadaan yang kita alami,
bersyukur atas apa yang Tuhan ijinkan terjadi,
karena semua mendatangkan kebaikan...
just believe in every condition and situation....
membawa setiap kegalauan dan kegundahanku pada DIA yg selalu setia mendengar curahan hatiku...
dan aku bersyukur memiliki dan dimiliki olehNYA....
dan oleh karena DIA aku beroleh hidup yang kekal...
ketika semalam aku melalui kegalauan dalam doa-doaku, ada statement yg cukup menguatkanku :
Tidak ada kesembuhan, kalau kita tidak mengalami sakit
Tidak ada kekayaan, kalau kita tidak mengalami kemiskinan
Tidak ada kekuatan, kalau kita tidak mengalami kelemahan
Tidak ada kebangkitan, kalau kita tidak mengalami kejatuhan
Bersyukurlah dalam setiap keadaan yang kita alami,
bersyukur atas apa yang Tuhan ijinkan terjadi,
karena semua mendatangkan kebaikan...
just believe in every condition and situation....
Senin, 07 Januari 2013
It's My Life on 2013
Give thanx for my Mighty Lord, atas apa yg Ia lakukan dalam hidup ku di 2012..
2012 it's my Kairos year...
banyak yg tergenapi di tahun 2012 ini dari keuangan, pekerjaan, pelayanan...
thanx so much Jesus...
2013 will be my Miracles Year...
terutama keluarga...
dan aku punya mimpi tahun ini k Israel, semoga Tuhan bawa aku kesana..
aminnn....
2012 it's my Kairos year...
banyak yg tergenapi di tahun 2012 ini dari keuangan, pekerjaan, pelayanan...
thanx so much Jesus...
2013 will be my Miracles Year...
terutama keluarga...
dan aku punya mimpi tahun ini k Israel, semoga Tuhan bawa aku kesana..
aminnn....
Langganan:
Postingan (Atom)

