Ebethjourney
Rabu, 01 April 2020
Draw Near to God (as a long Pandemi Global)
Depan rumah sdh mulai sepi, dan sdh mulai lockdown. Sempet ad perasaan aneh, sunyi dan mencekam karna tdk terbiasa dgn suasana seperti ini.
Tp, buka pintu lihat ke langit, langit cerah sekali, dan terlintas dalam pikiran : langit yang baru dan bumi yang baru.
Tuhan sedang membersihkan langitNya dan bumiNya.
Lalu ketika datang dalam doa, spiritnya berasa seperti berada di bahtera Nuh. Ya, Nuh terombang ambing dalam bahtera selama 40hari 40 malam, situasi yg sama, air bah dan saat ini wabah.
Berasa banget seperti dlm posisi Nuh, tdk bisa keluar dari bahtera, ttp Tuhan pelihara. Mereka yg tdk mau mendengarkan akan di binasakan oleh wabah tersebut.
Tetapi Tuhan ingatkan endingnya. Ketika keluar dari bahtera tersebut, Tuhan menjanjikan tanah yg bersih, langit yg bersih & terutama sekali, PELANGI KASIHNYA, TANDA PERJANJIANNYA.
#stayathome #comeneartoGod #revelation
Selasa, 17 Juli 2018
Terjebak Dalam "Gua"
Selama 2-3 tahun belakangan ini, saya kembali kepada dosa saya yang lama. Tentu saja saya merasa bersalah, saya merasa tertuduh, saya merasa tidak layak, dan saya menjadi menjauh dari Tuhan.
Saya masih berdoa, baca firman Tuhan, dan melayani, tapi saya jatuh dalam dosa. Setiap datang ke gereja saya merasa bersalah, dan tidak layak. Tapi, saya tau tidak semua orang akan sempurna, saya tau Tuhan tidak mencari kesempurnaan, dan ketika saya melayani Tuhan masih beri saya kesanggupan dan kemampuan. He still use me as His prayer..
Sedih, merasa bersalah, tp saya yakin my sins is great, but HIS love is greater.
Pagi ini saya berdoa, saya minta ampun atas semua kesalahan saya, dan Tuhan beri bayangan tentang kasus gua Tham Luang di Thailand. Dia beri ilustrasi kalau saya sama kondisinya seperti mereka yg terjebak dalam gua tersebut. Saya masuk tetapi terjebak dan tidak dapat keluar karena medan yang cukup sulit. Tapi bukan berarti saya terhilang. Saya hanya tidak dapat keluar. Saya membutuhkan team rescue untuk menolong saya keluar. Medan yg saya lalui cukup berat dan saya tidak dapat melaluinya sendiri, karena bisa saja ketika saya keluar dengan cara saya sendiri akan menghancurkan saya.
Yang saya lakukan adalah bukan menunggu tetapi mendengar akan pimpinan Roh Kudus yg akan menuntun saya dan menunjukkan jalan keluar itu kepada saya. Atau saya tetap menunggu, dengan jaminan Roh Kudus tidak membiarkan saya sendiri, sampai team rescue datang menolong saya dan menyelamatkan saya keluar dari gua saya. Team bicara mengenai community, team, bukan satu orang, tapi sekelompok orang. dan kedua tentu mereka sudah berpengalaman dan pernah ada disituasi saya saat ini, dan mereka tau cara membawa saya keluar, karena mereka sudah pernah melewati jalur sulit itu dan mereka ada hanya untuk menolong orang-orang seperti saya.
For this time, i just need Holy Spirit, and need He will sending me a right people who can help me....
Rabu, 04 Februari 2015
Valley
Apa yang aku alami saat ini, sulit untuk diungkapkan dengan kata2..
Yang aku rasakan marah, sebel, tp di satu sisi sedih... Dan aku sendiri gak bisa kontrol emosi ku..
Anehnya di saat seperti ini aku merasa sendiri.. Aku benar2 sendiri.. Aku tahu Tuhan ad dan dekat tp untuk saat ini aku tidak mau mendekat padaNya.... Aku merasa muak, bosan dengan semua hal yg berbau religius walaupun aku masih suka berdoa dan baca firman...
Tp aku sedang tak ingin mendengarkan nasihat2 orang2 "rohani".. Yg aku butuhkan adalah aku butuh suasana tenang dimana tidak diganggu soal duit, soal anak, soal kebersihan rumah (you must know i still single), soal urusan gereja, yg aku butuhkan adalah tenang, be still, jgn ganggu, jangan bahas soal pasangan, dan biarkan g sendiri, dan tenang...
Rasa2nya mau menjauh dr ini semua, mengasingkan diri ke suatu tempat, emang sih keliatannya lari, tp aku butuh suasana dan situasi dimana aku menenangkan diriku.. Mengingat suasana rumah dan komunitas membuatku agak muak...
Yah kekecewaan ku ckp dalam dan aku msh ogah untuk terbuka dan cerita masalahku dan akupun tak ingin mereka tahu apa yg aku alami, apa yg aku rasakan, seperti yg ku katakan diatas, lg gak butuh nasihat apapun...
Mengenai orang tuaku, mungkin aku sering bertindak kurang ajar, dan aku sadar sebagai anak dan sebagai orang yg dididik dalam firman aku tahu itu semua mendatangkan kutuk, tp ak gak bisa control emosiku, gak bisa kontrol diriku sendiri, coba apa yg harus aku lakukan untuk aku sabar disaat aku terus diteror dirumahku sendiri, sedangkan aku sendiri sdh memberikan semua yg aku punya, aku selalu menahan diriku untuk belanja barang2 yg aku inginkan bahkan aku butuhkan, tp itu ttp saja aku dituduh aku diluaran makan mewah2, bagaimana bisa saat aku makan di restoran di traktir kantorpun pikiranku ke rumah... Apa lagi yg kurang???
Memang sih ikut Tuhan gak selalu mudah... (You read that, Lord)
And now i am in deep valley...
Udah speechless dgn apa yg aku alamin dan rasakan saat ini, tidak ad kekuatan lg untuk berdoa...
Gak ad kekuatan lagi untuk berharap, gak ad kekuatan lagi untuk pegang janjiNya Tuhan dalam hidupku,udah gak ad tenaga lagi...
Boleh gak aku jadi jemaat biasa aja, gak diganggu soal pelayanan, doa, saat teduh, doa pagi, doa malam, doa petang, dsb dsb dsb....
Boleh gak aku nikmatin hidupku sendiri tanpa di ganggu soal pasangan, keluarga, pesta, teman hidup, dsb dsb dsb dsb dsb....
I am so so so so so so so so so so tired with all happens in my life......
Minggu, 04 Januari 2015
2015
2015 :
1. It's a gift
2. It's a process
setelah melihat semua kejadian di 2014, saya cuma mau bilang, ketika saya memasuki 2015 itu adalah gift dari Tuhan.. 2015 adalah special gift for me from God..
saya gak tau apa yang akan dialami di 2015 ini, Tapi saya percaya semua adalah gift dari Tuhan apapun yang saya hadapi di 2015.
di awali dengan menutup 2014 dengan kekecewaan, perasaan terluka, apatis, kesedihan, air mata, dan surprised di awal 2015 yg membuat saya makin menenggelamkan diri dari keadaan sekeliling, saya merasa 2015 benar2 gift yang akan saya terima dari Tuhan.
Dan 2015 adalah it's a process, bahkan process yang saya alami dan hadapi itu adalah sebuah gift yang Tuhan kasih..
Ya... begitu banyak process yang tidak enak yang saya alami, dan hanya berharap 2015 saya akan mengalami surprise besar dari Tuhan, menerima banyak gift dari DIA yg mengasihi saya, terutama dalam hal pasangan, yg sebenarnya saya sdh tdak mampu lagi untuk berharap, saya berharap ada surprise dan menerima gift terindah dari DIA..
Kamis, 06 Maret 2014
Pergi
Yohanes 15 : 16
Ayat ini ak dapat saat Perjamuan Kudus minggu lalu.
Gak terpikir sebelumnya kalau akhirnya jadi berangkat ke Gorontalo, tadinya udah melepaskan dan merelakan cuti panjang untuk pergi ke daerah lain.
Ternyata apa yang ak lepaskan itu yang aku terima.
Sempat ad pikiran2 : yakin gak ya g pergi? bener gak ya emang aku harus pergi, dan ada pertanyaan kenapa harus saya?
Sempat terintimidasi jg dengan beberapa hal, sampai akhirnya Tuhan beri ayat diatas.
Dia yang menetapkan saya pergi untuk menghasilkan buah dan buah saya itu tetap.
Gak ngerti buah apa yang Tuhan maksudkan, entah buah jiwa2, buah pelayanan atau buah yg lainnya.
Intinya saya pergi karena Tuhan yg menetapkan saya pergi, Tuhan yang memilih saya dan bukan saya yang memilih DIA.
Once again i just say : TENGKYU SO MUCH DAD!!!!
Rabu, 11 Desember 2013
Mercusuar
12 Desember 2013
Pagi ketika bangun dan mau berdoa pagi, di pikiran penuh dengan kata2 "mercusuar"
Sampai saya berdoa dalam Roh, kata2 itu tidak mau pergi.
Saat saya tanya sama Tuhan, apa maksud dari kata "mercusuar" itu?
Tuhan jawab :
"AKU akan menjadikanmu seperti mercusuar. Mercusuar itu cahaya yang memberi arah dan harapan untuk para pelaut di tengah2 laut. Saat berlayar ditengah malam, gelap pekat, ombak yang besar, seorang pelaut membutuhkan arahan, ketika ia melihat cahaya dari mercusuar itu, akan timbul harapan buatnya untuk terus berlayar dan dia melihat arah mana dia harus melaju.
Seperti itu juga kamu, bahwa cahaya dalam hidupmu akan memberi harapan bagi banyak orang yang sedang terombang ambing di tengah badai, yang ketakutan, kehilangan harapan, putus asa, mereka yang ada dalam kegelapan. Ketika mereka melihat hidupmu, akan timbul harapan dalam hati mereka, dan kekuatan untuk bertahan dalam badai.
Ada 3 hal mengenai Mercusuar :
1. Cahaya yang memberi arahan sekaligus harapan bagi pelaut. Ketika pelaut melihat cahaya itu timbul pengharapan dalam hatinya, bahwa harapan itu akan selalu ada dan tidak akan pernah hilang.
2. Sebelum mercusuar memberi cahaya bagi mereka, ia harus dibangun yang tinggi, Tuhan mau angkat saya tinggi untuk menunjang keinginan Tuhan bahwa saya akan memberi cahaya harapan. Dan ketika dibangun tinggi itu prosesnya tidak enak, ada hal2 yang menyakitkan dalam hidup saya dimana saat itu saya sedang dipersiapkan Tuhan untuk menjadi mercusuarNYA
3. Mercusuar di bangun diatas batu karang yang teguh dan kokoh agar ia tetap tegak meskipun badai gelombang menghantamnya. Dan Tuhan berkata "AKU lah yang akan menjadi dasar hidupmu, AKU lah yang akan menopang hidupmu, dan AKU sendiri yang akan menjadi kekuatan agar mercusuar itu tetap tegak berdiri dan memberikan cahaya harapan bagi mereka yang terombang ambing". Dalam arti Tuhan sendiri yang hidup dan bergerak dalam semua hal yang terjadi dalam hidup saya.
Kamis, 28 November 2013
My Passion
aku hari ini diingatkan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar yang Engkau lakukan.
seperempat abad hidupku, ak belum melakukan penuh pekerjaan2 besar tersebut.
tp, td pagi ketika aku saat teduh ak menemukan : "hati yang tertindas"
God, ini passionku dan panggilanku. dan aku berdoa bawa aku kesana.
God, ijinkan aku untuk melakukan pekerjaan2 besar di area ini.
Bawa aku untuk bertemu dengan mereka yang tertindas.
Aku mau melakukan pekerjaan2 besar tersebut.
bukankah Engkau berjanji aku akan melakukan pekerjaan besar bahkan lebih besar dr yg Engkau kerjakan di dunia ini ketika Engkau ada disini.
Karena ini ladangku ak berdoa supaya aku dapat melakukan pekerjaan2 besar untuk mereka yang tertindas.
aminnnnn....
