Selasa, 17 Juli 2018

Terjebak Dalam "Gua"

Saat membaca kisah 12 bocah yang terjebak dalam gua Tham Luang - Thailand, beberapa waktu lalu, dan melihat bagaimana medan yang harus dilalui oleh team rescue untuk menyelematkan mereka, Tuhan mengingatkan sesuatu dalam hidup saya.

Selama 2-3 tahun belakangan ini, saya kembali kepada dosa saya yang lama. Tentu saja saya merasa bersalah, saya merasa tertuduh, saya merasa tidak layak, dan saya menjadi menjauh dari Tuhan.
Saya masih berdoa, baca firman Tuhan, dan melayani, tapi saya jatuh dalam dosa. Setiap datang ke gereja saya merasa bersalah, dan tidak layak. Tapi, saya tau tidak semua orang akan sempurna, saya tau Tuhan tidak mencari kesempurnaan, dan ketika saya melayani Tuhan masih beri saya kesanggupan dan kemampuan. He still use me as His prayer..
Sedih, merasa bersalah, tp saya yakin my sins is great, but HIS love is greater.

Pagi ini saya berdoa, saya minta ampun atas semua kesalahan saya, dan Tuhan beri bayangan tentang kasus gua Tham Luang di Thailand. Dia beri ilustrasi kalau saya sama kondisinya seperti mereka yg terjebak dalam gua tersebut. Saya masuk tetapi terjebak dan tidak dapat keluar karena medan yang cukup sulit. Tapi bukan berarti saya terhilang. Saya hanya tidak dapat keluar. Saya membutuhkan team rescue untuk menolong saya keluar. Medan yg saya lalui cukup berat dan saya tidak dapat melaluinya sendiri, karena bisa saja ketika saya keluar dengan cara saya sendiri akan menghancurkan saya.

Yang saya lakukan adalah bukan menunggu tetapi mendengar akan pimpinan Roh Kudus yg akan menuntun saya dan menunjukkan jalan keluar itu kepada saya. Atau saya tetap menunggu, dengan jaminan Roh Kudus tidak membiarkan saya sendiri, sampai team rescue datang menolong saya dan menyelamatkan saya keluar dari gua saya. Team bicara mengenai community, team, bukan satu orang, tapi sekelompok orang. dan kedua tentu mereka sudah berpengalaman dan pernah ada disituasi saya saat ini, dan mereka tau cara membawa saya keluar, karena mereka sudah pernah melewati jalur sulit itu dan mereka ada hanya untuk menolong orang-orang seperti saya.

For this time, i just need Holy Spirit, and need He will sending me a right people who can help me....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar